Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Sepanjang Jalan Kanaungan Menuju Sikkodasere Pustaka

Suatu hari di pekan kedua Desember di tahun 2025 silam, di kasir toko swalayan, tak sengaja berjumpa dengan Akmaluddin SS, seorang Ahli Madia Budaya di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Ia kerap terlibat di kegiatan komunitas di Pangkep. Saya lalu sampaikan kalau pekan ini ada bincang buku di Kampung Sikkodasere di Desa Kanaungan.   “Oh, keren itu, Dinda,”   “Desa Kanaungan itu terkenal, itu  mi   na  ada lagunya,” lanjutnya dalam dialek Makassar.   “Lagu! Yang mana itu Pak,” saya dongkol.   “Masa  nda  tahu,  itue,  sepanjang jalan kanaungan,” tanggappnya sembari bersenandung.   Kami lalu tertawa. Rupanya ia sedang mengumbar  joke  mempelesetkan selarik lagu lawas  Sepanjang Jalan Kenangan  yang dipopulerkan Tetty Kadi di dekade 70-an. Dasar  joke  bapak-bapak.   Pasca pertemuan tak terduga itu, di perjalanan pulang, terngiang terus umpatan  jo...

Postingan Terbaru

Tentang Cerpen yang Melangkahi Waktu