Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2013

Mundur dalam Sejarah Politik Indonesia

*** Lalu bagaimana dengan penghayatan kita melihat sejumlah pejabat publik yang telah menetapkan pilihan mundur dari jabatan yang telah ia perjuangkan sebelumnya. Akh! Nampaknya tak cukup membuat kita menganggukkan kepala sebagai bentuk rasa bangga, atau hal rasa itu masih perlu berkelahi dengan keraguan. Bahwa motif mengundurkan diri memiliki seribu wajah serta menyisahkan tanya yang membutuhkan penjelasan dan pembuktian. ***

Perilaku mundur pejabat publik di negeri ini rupanya sedang menjadi tren, sebuah sikap yang sejak dulu selalu dirindukan. Namun, adakah itu menunjukkan penolakan akan sesuatu yang dianggap tabu, karena tak ingin terkontaminasi cela, mengingat mundur dari sebuah jabatan tentulah pilihan untuk memotong yang kotor.

Bagaimana Kalau Isunya Kemiskinan

*** Sebenarnya apa yang mengakibatkan penangan kemiskinan di negeri ini tersendat. Bukankah semua ucapan para elite selalu mengatasnamakan kemisikinan sebagai dasar untuk bekerja. Lantas! Apa yang keliru, atau jangan-jangan kemiskinan yang dipahami justru memendam perbedaan perspektif ***

Ya, bagaimana kalau isu yang mapan sekarang dialihkan ke persoalan kemiskinan. Masihkah kitamenghibahkan waktu dan pikiran untuk berdebat, Meski pada dasarnya kemiskinan bukanlah sesuatu yang harus diperdebatkan. Karena untuk mengetahui dan memahaminya, kita tak perlu lagi bantuan sebuah definisi.

RTH sebagai Infrastruktur Kota

*** Sebenarnya pemerintah punya kuasa dalam mengatur pertumbuhan sarana infrastruktur. Selain sebagai pemberi izin mendirikan bangunan, juga bisa menekankan kepada pihak pengembang agar menyisahkan ruang terbuka hijau. Lagi pula pemaknaan ruang terbuka hijau itu tidaklah sempit. Ada banyak varian yang bisa digunakan sesuai dengan skala peruntukannya, yang kesemua itu sudah dijelaskan dalam  Permen PU No 5 Tahun 2008 ***
Kabar mengejutkan kembali menimpa ibu kota, hujan yang mengguyur selama dua jam rupanya sudah menutupi kawasan bundaran HI yang merupakan salah satu ikon kota Jakarta (Tempo, 6/2/2013). Kejadian yang serupa juga terjadi di beberapa kota besar, seperti Surabaya dan Makassar.

Pangkep, IPM, dan Kekayaan SDA (Catatan HUT Ke 53 Kabupaten Pangkep)

*** Lalu apa yang keliru dengan kemelimpahan SDA dan tingginya PAD Pangkep? Kita tentu bersyukur dengan anugerah ini. Tapi masyarakat mengharapkan gebrakan pemimpin daerah untuk menjawab persoalan komunal yang masih bertahan. Apa itu! Tak lain menumbuhkan kesejahteraan masyarakat dengan menunjukkan keberpihakan dalam pengelolaan anggaran. ***
Apa yang terlintas di benak anda jika mengingat Pangkep? Tentu beraneka ragam asosiasi akan muncul, mulai bentangan Karst terbesar selain Maros, pemilik wilayah kepulauan terluas, hingga sebagai tempat tumbuh suburnya jeruk dan ikan bandeng. Itulah identitas yang menjadi penanda akan kabupaten yang merayakan hari jadi ke 53 tahun pada tanggal 8 Februari.

Habis Pilgub Terbitlah Pilwali

*** Makassar selaku ikon Sulsel yang juga merupakan pintu gerbang kawasan timur (KTI), tentulah menjadi ‘gula’ untuk selalu dikerumuni. Namun sebagai kota besar sebagaimana kota lainnya, Makassar tetaplah sebentuk ruang yang bisa meninabobokan seseorang yang menjadi nahkodanya, wewenang dan fasilitas yang tersedia. Adalah opium yang bisa membuat seseorang lupa, sakau, atau mengigau ***

Sepanjang tahun 2013 ini, akan dilaksanakan 152 pemilu kepala daerah yang terdiri dari 12 tingkat provinsi, 67 kabupaten, dan 24 kota. 103 di antaranya sudah ditetapkan jadwal pelaksanaannya. (Kompas, 22/1/2013).